![]() |
| Pintu depan Immigration Lounge, Grand Metropolitan, Kota Bekasi |
Pengalaman saya pada Kamis, 5 Februari 2026 membuat paspor elektronik dengan layanan percepatan (1 hari jadi) di Immigration Lounge, Grand Metropolitan (tepatnya di lt. 4/paling atas), Kota Bekasi.
Berikut langkah-langkah yang telah saya lalui (Tahap M-Paspor):
- Mendaftarkan online melalui aplikasi M-Paspor pada 3 Februari 2026. Diunduh dari Play Store.
- Mengajukan permohonan baru dengan mengklik tombol Pengajuan Permohonan, lalu memilih Permohonan Paspor Percepatan.
- Mengisi data-data yang dibutuhkan, termasuk tujuan pembuatan paspor.
- Mengunggah foto dokumen asli:
- KTP
- Kartu Keluarga
- Buku Nikah (untuk opsi lain bisa menggunakan akta kelahiran atau ijazah)
- Memilih:
- Lokasi pelayanan (untuk hal ini saya pilih Immigration Lounge Grand Metropolitan Kota Bekasi)
- Tanggal sesuai slot yang tersedia (saya pilih 5 Februari 2026)
- Melakukan pembayaran sesuai kode billing. Total pembayaran saya Rp1.650.000 dengan rincian Rp650.000 (paspor elektronik 5 tahun) + Rp1.000.000 (layanan percepatan 1 hari jadi).
Catatan: - Pembayaran maksimal 2 jam setelah kode billing keluar. Jika lewat, maka harus melakukan permohonan ulang dari awal.
- Jika pada hari H kedatangan di lokasi terdapat kesalahan/ketidaksesuaian dari pihak pemohon yang mengakibatkan gagalnya pembuatan paspor, maka uang yang sudah dibayarkan tidak bisa dikembalikan (masuk ke kas negara). Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu mengecek terlebih dahulu segala data dan dokumen.
- Begitu juga jika ternyata pada hari H pemohon tidak datang dan tidak mengajukan reschedule pada hari sebelumnya, maka uang tetap tidak bisa dikembalikan.
- Menunggu status pengajuan menjadi SUDAH TERBAYAR. Saya menunggu sekitar 10 menit.
---
Oke, tahap M-Paspor sudah selesai. Sekarang masuk ke tahap hari H kedatangan (sesuai jadwal yang dipilih). Berikut langkah-langkah yang telah saya lalui:
- Menyiapkan dokumen:
- Bukti pendaftaran M-Paspor / Surat Pengantar yang telah diunduh dari M-Paspor (dicetak)
- Asli: KTP, KK, dan Buku Nikah (opsi lain Akta Lahir atau Ijazah, sesuaikan dengan yang diunggah di M-Paspor)
- Fotokopi 1 lembar: KTP (diperbesar seukuran A4), KK, dan Buku Nikah (sesuaikan dengan opsi yang dipilih tadi agar sesuai)
- Dokumen pendukung. Karena keperluan saya adalah umrah, maka yang saya jadikan dokumen pendukung adalah surat rekomendasi dari travel & legalitas travel.
- Meterai 1 lembar. Sebenarnya bisa beli di front desk, tapi saran saya bawa saja agar lebih cepat. Dan lebih murah juga kalau beli di luar, 'kan? Hehe.
- Datang sesuai tanggal dan jam yang sudah dipilih saat mengisi M-Paspor. Jadwal saya Kamis, 5 Februari 2026 pukul 11.00-12.00. Saya datang pukul 10.40 dan alhamdulillah bisa langsung dilayani petugas front desk (meski belum pukul 11).
- Menyerahkan semua dokumen pada poin 1 tadi kepada petugas front desk, kecuali meterai.
- Mengisi dan menandatangani surat pernyataan dengan meterai. Hanya mengisi data identitas (karena templat sudah ada dari sana) dan tujuan pembuatan paspor.
- Menerima nomor antrean yang diberikan oleh petugas dan menunggu dipanggil.
- Setelah dipanggil, saya difoto dan sedikit diwawancara, tidak sampai 10 menit. Alhamdulillah petugasnya sangat ramah, saya diberikan kesempatan untuk foto lebih dari sekali, katanya biar gak nyesel lihat hasil foto yang akan terpampang selama 5 tahun. Dan saya sudah menyiapkan sisir di tas, jadi bisa sisiran dulu. Hehe.
BONUS (barangkali jadi tambahan informasi yang bermanfaat):
CATATAN: Prosedur per 5 Februari 2026. Jika ada perubahan, maka di luar pengetahuan saya karena saya hanya berbagi pengalaman. :)
Sekian tulisan dari saya tentang Pengalaman Membuat Paspor Elektronik dengan Layanan Percepatan di Immigration Lounge Grand Metropolitan Kota Bekasi. Terima kasih. Semoga bermanfaat. :)
